Laguna Trip Blog Edition

Asia

Pantai Teluk Uber – Tempat Wisata Tersembunyi di Bangka Belitung

March 27, 2014 by Triana Sasmita in Asia, Indonesia, Journal with 0 Comments

Bosan liburan ke Pulau Jawa atau Bali? Atau ingin cari pantai yang beda dengan pantai-pantai yang sudah terkenal di Indonesia? Kalau ya, maka pada kesempatan kali ini saya akan membagikan pengalaman berkunjung ke pantai yang ada di Bangka, Sumatra. Pantai ini memiliki keindahan yang beda dengan pantai-pantai lainnya. Dan yang lebih asyiknya lagi pantai ini tidak begitu ramai dengan wisatawan, jadi tempat wisata ini bisa jadi tempat yang asik untuk bersantai dan menenangkan pikiran. Penasaran ga? Kalau begitu, mari kita simak cerita lengkapnya dibawah ini.

Nama pantai yang mau saya ceritakan adalah Teluk Uber. Ya, nama pantainya adalah Teluk Uber, yaitu sebuah pantai yang terletak di Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka. Ceritanya satu bulan yang lalu saya dan teman-teman memiliki kesempatan untuk berkunjung ke pulau Bangka Belitung. Kebetulan ada teman lama yang ingin bertemu, jadi langsung aja saya sambut dengan gembira ajakannya hehe. Perburuan tiket pesawat pun dimulai, mulai dari web maskapai sampai website-website travel agen seperti Traveloka, Utiket, Tiket2, dll juga kebagian kunjungan. Dari semua hasil list harga tiket pesawat yang keluar, ada dua layanan yang harga tiket pesawatnya bersaing dengan ketat. Website Lion Air dan Traveloka waktu itu harga tiketnya paling murah untuk rute Jakarta-Pangkal Pinang. Selisihnya kalo ga salah sekitar dua ribuan saja. Heemmm…ga terlalu masalah sih sebenernya, tapi waktu itu saya pilih Traveloka.com karena prosedur pemesanannya lebih simple dan cepat.

Selesai dengan urusan tiket, waktunya “packing” karena jedanya hanya selang 2 hari sebelum hari keberangkatan. Untungnya saya dan teman-teman bisa nginap di tempat teman saya yang ada di Pangkal Pinang, jadinya lebih hemat hehehe. Berangkat pukul 10 pagi dari Soekarno Hatta, dan tiba pukul 11.15 di bandara Depati Amir. Dari bandara itu kami langsung naik mobil teman kerumahnya. Sampai dirumah, kami melepas lelah sebentar dan lanjut makan siang bersama. Ya, itu sedikit cerita perjalanannya, dan dibawah ini cerita ke pantai Teluk Ubernya.

Pagi sudah datang, matahari juga sudah menunjukkan keperkasaannya. Ya, ini adalah waktunya buat kami untuk jalan-jalan ke Teluk Uber hehehe (Semangat pastinya). Dari rumah teman kami jaraknya tidak begitu jauh, hanya 15 km saja atau kurang lebih 20 menit untuk sampai ke Teluk Uber. Kalau dari Pangkal Pinang jaraknya kurang lebih 40 km atau 45 menit. Kalau ingin naik angkutan umum juga bisa loh, tapi memang angkutan ini ga sampai didepan lokasi, jadi anda harus berjalan kaki lagi atau bisa juga menggunakan jasa ojek yang ada di terminal Sungailiat.

Sesampainya di lokasi, saya hanya bisa terdiam sejenak karena kagum akan keindahan alam di pantai ini. Luar biasa indah, dan pantai ini cukup berbeda dengan pantai-pantai yang pernah saya kunjungi sebelumnya. Perbedaan dan sekaligus jadi keunggulanya terletak di butiran pasirnya yang lebih kecil, jadinya terasa halus pas saya menginjakkan kaki diatasnya, pantainya juga masih bersih dan pasirnya berwarna putih terang. Tapi yang paling terlihat beda di Teluk Uber adalah bebatuan besar yang mengisi beberapa bagian di pantai. Batuan ini bentuknya bagus-bagus dan tersusun layaknya dirapihkan oleh manusia hehe.

Yang pasti saya merasa tenang dan rileks di pantai Teluk Uber ini, selain pemandangannya yang indah, pantai ini juga masih sepi dari wisatawan. Ya disatu sisi cukup menyayangkan karena keindahan pantai ini wajib diketahui oleh orang banyak, tapi disisi lain saya bersyukur juga karena akhirnya bisa berlibur ditempat yang tenang dan sepi hehe.

Tapi pemantauan saya ga berhenti di situ aja, dan sepanjang saya melihat ke berbagai penjuru, pantai ini sebenarnya memiliki potensi yang sangat besar. Teluk Uber ini memiliki banyak spot-spot yang luar biasa unik dan indah. Dan dipikiran saya, pastinya tempat ini akan sangat cocok untuk dijadikan momen-momen spesial, seperti foto Pre Wedding, lomba fotografi, dll. Selain itu ombaknya yang datang ke pantai terlihat lebih kecil karena terhalang oleh gugusan bebatuan granit. Dan ini membuat pantai Teluk Uber cukup aman untuk dijadikan tempat bermain air dan berenang.

Oh ya hampir lupa, untuk fasilitas di pantai ini juga sudah cukup tersedia. Ada beberapa tempat penginapan, warung makan, kafe dan penjual oleh-oleh khas Belitung yang ikut menghiasi Teluk Uber. Ya, itu dia sedikit cerita saya dan teman-teman ke pantai Teluk Uber. Kalau anda bosan liburan ke pantai yang ramai, kotor dan biasa-biasa saja, maka coba deh berlibur ke Pantai Teluk Uber ini. Pastinya anda akan merasakan sensasi yang beda, termasuk lupa dengan aktifitas atau beban pikiran sejenak hehe. Yuk, kita majukan pariwisata Indonesia, termasuk pantai ini agar penduduk sekitarnya juga bisa lebih baik lagi hidupnya. Caranya? Anda bisa bagikan (share) artikel ini di sosial media agar pantai yang indah ini mulai dikenal oleh orang banyak, sehingga dapat mengundang wisatawan baik dari dalam dan luar negeri. Terima kasih.

Tagged

Do you like this post? Share it please! #SharingisCaring

Related Posts

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

17 + = 25


A travel community supported by travelers in Indonesia and abroad. Sharing thoughts, ramblings and rants as travelers. Curated by Mariza Melia aka @iamMariza & friends.

Join us! Write your own travel tips and travel diaries. Exchange your knowledge and experiences with others. You may contact us via email to become one of our guest writers.
For travelers by travelers. As we travel around, we have made some networking with lots of people in tourism industry. They give us special discounts on accommodation, car rentals, travel packages etc and we would like to share this with you. Please support this blog by making any purchases on travel deals on LagunaTrip.com

Google+
Twitter: iammariza
Travel Talks on Twitter

RT @BittyMasruroh Bittyajah.com adalah pengembangan dari sebuah blog pribadi gue... Web bikinan adik sendiri nih... Lets be a writer... @iamMariza